PA (Bagian 02)

Menyambung tulisan tentang PA sebelumnya, pagi saya coba intisarikan hasil diskusi saya kemarin sore dengan salah satu yang saya bimbing untuk Praktek Akhir.

Pertanyaan yang paling sering saya dengar dari peserta, secara umum adalah “apanya yang saya ambil?” maksudnya, tentang masalah apa yang harus saya kaji pada saat Praktek Akhir.

Ya, namanya juga praktek akhir…kan namanya bukan penelitian.

Praktek Akhir berarti melaksanakan kegiatan praktek/kerja praktek di dunia industri/dunia usaha. Model seperti ini biasanya dilakukan pada jalur pendidikan profesional.

Sedangkan penelitian, kita buat rancangannya kemudian kita kerjakan sendiri, walaupun ada juga yang bisa dilakukan di dunia usaha. Model ini biasanya dilakukan pada jalur pendidikan akademik.

Lalu, apanya yang saya ambil? Jawabannya menurut saya, cari informasi dulu sebanyak-banyaknya tentang dimana lokasi kegiatan akan dilakukan. Apa saja yang mereka lakukan. Kemudian, pada sisi mana nanti kita akan membuat kajian secara lebih spesifik.

Karena si peserta PA ada rencana akan praktek di kapal penangkap ikan, tentu batasan kajian yang bisa kita lakukan bisa berupa;

  • seputar persiapan pelayaran (jumlah es yang diperlukan misalnya);
  • kegiatan handling di kapal;
  • kegiatan pembongkaran;
  • beban refrigerasi untuk mendinginkan dan mempertahankan suhu dingin pada ikan
  • DNA (dohot na asing-asing)

Misalkan kapal penangkap tersebut hanya memiliki refrigerasi untuk sekedar mempertahankan suhu palka pada suhu chilling, artinya kapal tersebut mutlak membawa es dari darat.

Masalahnya bisa kita kaji berapa sebenarnya jumlah es yang harus dibawa ke laut selama satu trip penangkapan tersebut? Mereka membawa es ke laut tentu bukan tanpa dasar. Biasanya mereka berdasarkan pengalaman. Bagaimana rupanya pengalaman mereka? Kaitkan dengan kaidah ilmiah (perpindahan panas), berapa panas yang harus di tarik dari ikan dan seterusnya. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan jumlah es yang dibutuhkan misalnya: prediksi jumlah ikan yang ditangkap, suhu awal ikan saat ditangkap, kondisi palka kapal, lamanya trip pelayaran, suhu udara/cuaca, cara peng-es-an ikan dalam palka DNA.

Nah, ternyata hanya sekedar menghitung jumlah es yang dibutuhkan pada trip pelayaran penangkapan menarik juga kan?

Munkin dapat bermanfaat bagi Anda. Terima kasih dan selamat pagi.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s